Sidang Lanjutan Sangria by Pianoza, Yafet: Banyak Kecurangan!
Yafet menambahkan bahwa banyak sekali kecurangan - kecurangan yang ditemukan, termasuk pengeluaran -pengeluaran dari rekening pribadi Ellen Sulistyo yang menampung hasil pendapatan Sangria yang sampai saat ini tidak pernah dibuka oleh Ellen Sulistyo.
IndoFaktual.com, SURABAYA – Ellen Sulistyo ternyata mengambil barang milik Sangria by Pianoza, dibawa ke restauran Kayanna, dan restauran Ketjombrang serta dibawa ke rumahnya di jalan Embong Ploso. Ada sebagian barang sudah dikembalikan, ada yang belum dikembalikan, barang tersebut berupa mebel dan elektronik.
Omset dari Sangria by Pianoza sekira Rp. 27 juta sehari, jumlah itu gabungan dari pembayaran tunai dan melalui mesin. Sedangkan pegawai resto berjumlah sekira 30 orang dan digaji rata rata Rp. 1,7 juta hingga Rp. 1,8 juta, dan paling tinggi Rp. 5 juta, serta pembayaran gaji karyawan sering terlambat.
Pernyataan itu adalah beberapa poin yang disampaikan saksi fakta bernama Bagus (mantan waiters restauran Sangria by Pianoza) yang dihadirkan pihak CV. Kraton Resto dalam lanjutan sidang gugatan wanprestasi yang digelar di ruang sidang Garuda 1, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Rabu (3/1/2024).
Selama kerjasama, profit sharing terakhir diberikan sampai dengan bulan Februari 2023, namun itu dicicil, dan untuk bulan Maret, April, Mei 2023, tidak ada profit sharing yang diberikan Ellen Sulistyo.
Omset restauran Sangria sekitar Rp. 500 juta setiap bulan. Akan tetapi pajak daerah, listrik, PBB, PNPB tidak dibayarkan oleh Ellen Sulistyo sebagai pengelola Sangria by Pianoza.







