Pentingnya Pencegahan dan Penurunan Stunting, Pemkab Kaur Rembuk Stunting 2024

Kaur, IndoFaktual.com – Pemerintah Kabupaten Kaur menggelar rapat rembuk stunting di Aula Bapperida pada hari Selasa 19 November 2024.
Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis. Stunting ditandai dengan tinggi badan anak yang lebih pendek dari anak seusianya.
Stunting dapat disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya, Malnutrisi dalam jangka panjang, Kurangnya asupan gizi, Infeksi berulang, Stimulasi psikososial yang tidak memadai.
Rapat ini di pimpin langsung oleh Kepala Bapperida kabupaten kaur , Dr.Ir Hiftario Syahputra ,ST. M.Si .dan di hadiri oleh Satgas Stunting Provinsi Bengkulu Bapak Nurcahyadi Siddiq, Asisten I, Ka BPKAD, Ka DP2KBP3A, Kadis Kesehatan, Kadis Pendidikan, Kadis PMD, Kadis Ketahanan Pangan, Kadis Perikanan, Kadis PUPR, Kadis Perkim, Kadis Sosial, Kadis Pertanian, Kadis Kominfo, Kapolres, Dandim, Kejari, Ka PN, Ka PA, Kakan Kemenag, Ketua DPRD, Ketua Tim PKK, Kabid KBKKS, Kabid Kesmas, Kabid Pembinaan PAUD, kabid Kesejahteraan Sosial, Kabid Kelembagaan dan Peningkatan Kapasitas, Kabid Cadangan Pangan, Kabid Cipta Karya, Kabid Kawasan Permukiman, Kabid KIP, Ka BPS, Ka BPJS, Ka Baznas, Camat Nasal, Kapus Nasal, TA Stunting, Pendamping Desa Kab Kaur, Ka Kancab Kaur, Persagi, IPKKB, Ketua APDESI Kabupaten, PWI, Semua Oprator Aksi Bangda Setiap Dinas.
Kepala Bapperida Kabupaten Kaur Bapak ,Dr .Ir Hiftario Syahputra, ST.,M.Si., dalam sambutannya mengatakan, Pencegah Stunting dan kemiskinan ini sangatlah penting. Oleh sebab itu, kita akan melakukan Aksi secara langsung pelayanan dasar yang paling utama penanganan secara langsung bagi Dinas teknis dan yang lainnya menjadi fasilitator.
Untuk anggaran stunting melalui dana Dana Alokasi Umum (DAU) di tentukan.Pada tahun 2023 pemerintah kabupaten kaur menggarkan sebesar 9 miliar dan untuk tahun 2025 akan di anggarkan sebesar 30 miliar yang akan di bagi di beberapa OPD.
Kenaikan angka stunting dari tahun 2022-2023 sebesar 1,9% menjadi evaluasi sekaligus bahan introspeksi bagi kabupaten kaur dalam penanganan stunting.
Namun saya menekan kan bahwa pemerintah kabupaten kaur sangat serius mengupayakan penurunan stunting. Komitmen pemeritah tidak pernah kendor, Kabupaten Kaur menggap bahwa percepatan penurunan stunting adalah program paling penting karena terkait pembangunan manusia Indonesia yang memiliki daya saing di masa depan. (ADV)








