Wakil Dubes Kerajaan Belanda Jajaki Peluang Investasi di Bolaang Mongondow Timur, Difasilitasi Konsul Kehormatan Osco Letunggamu
Kunjungan Diplomatik Perkuat Peluang Kerja Sama Belanda dan Sulawesi Utara

Boltim, Sulawesi Utara – Upaya memperluas hubungan internasional dan membuka peluang investasi di Sulawesi Utara kembali mendapat dorongan positif. Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi, Osco Olfriady Letunggamu, berhasil memfasilitasi kunjungan Wakil Duta Besar Kerajaan Belanda, Mr. Adriaan Palm, ke Bumi Nyiur Melambai dalam rangka menjajaki berbagai peluang kerja sama strategis.
Kunjungan tersebut menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan Belanda, khususnya dengan pemerintah daerah di Sulawesi Utara. Salah satu agenda utama adalah pembahasan potensi investasi di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), yang berlangsung di Manado pada Kamis (16/7).
Pemkab Boltim Tawarkan Potensi Investasi Beragam Sektor
Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur diwakili oleh Wakil Bupati Argo Vinsensius Sumaiku. Ia menyampaikan apresiasi atas kunjungan delegasi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda sekaligus mengucapkan terima kasih kepada Osco Olfriady Letunggamu yang telah menginisiasi pertemuan tersebut.
Argo menjelaskan bahwa Bolaang Mongondow Timur memiliki beragam sektor unggulan yang siap dikembangkan melalui kemitraan dengan investor asing. Potensi tersebut meliputi sektor pariwisata, pertanian, kelautan, hingga pertambangan yang selama ini menjadi penopang pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, pemerintah daerah terus berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui kemudahan perizinan, peningkatan infrastruktur, serta dukungan terhadap pembangunan yang berkelanjutan.
Belanda Siap Promosikan Potensi Bolaang Mongondow Timur
Wakil Duta Besar Kerajaan Belanda, Mr. Adriaan Palm, menjelaskan bahwa kunjungannya merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Belanda setelah peresmian Konsulat Kehormatan Belanda di Makassar.
Ia menilai Sulawesi Utara, termasuk Bolaang Mongondow Timur, memiliki potensi ekonomi yang cukup besar untuk dikembangkan bersama mitra internasional. Karena itu, pihaknya akan menyampaikan berbagai peluang investasi yang dipaparkan pemerintah daerah kepada pemerintah Belanda, kalangan pelaku usaha, serta investor yang memiliki ketertarikan mengembangkan bisnis di Indonesia.
Komitmen tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi kerja sama yang lebih luas di berbagai bidang, mulai dari investasi, pengembangan teknologi, pertanian modern, hingga sektor ekonomi hijau.
Osco Letunggamu Dorong Diplomasi Ekonomi Daerah
Peran Osco Olfriady Letunggamu sebagai Konsul Kehormatan Belanda untuk Sulawesi dinilai menjadi faktor penting dalam mempertemukan pemerintah daerah dengan calon mitra internasional. Melalui jejaring diplomasi yang dimiliki, ia terus mendorong hadirnya peluang kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah.
Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa diplomasi ekonomi tidak hanya dilakukan di tingkat pemerintah pusat, tetapi juga dapat dibangun melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menarik investasi asing yang berkualitas.
Diharapkan Mampu Menciptakan Lapangan Kerja Baru
Penjajakan kerja sama ini diharapkan menjadi awal terbentuknya kemitraan yang saling menguntungkan antara Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dan berbagai institusi maupun investor dari Belanda.
Jika kerja sama tersebut terealisasi, berbagai sektor strategis di Boltim berpotensi berkembang lebih cepat, membuka lapangan kerja baru, meningkatkan daya saing daerah, memperkuat ekonomi masyarakat, sekaligus mengoptimalkan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur juga menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring kerja sama internasional sebagai bagian dari strategi mempercepat pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui investasi yang produktif dan berorientasi jangka panjang.
Penulis : F.A Mokodompis



