BoltimTopik Terkini

Sorban Ustaz Abdul Somad Laku Rp50 Juta, Rahman Salehe: Dari Lelang Amal hingga Doa Langsung di Atas Panggung

IndoFaktual.com, Boltim – Anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Rahman Salehe, mencatatkan momen bersejarah dalam perjalanan politik dan spiritualnya saat berhasil memenangkan lelang amal sorban milik Ustaz Abdul Somad (UAS) senilai Rp50 juta. Peristiwa berlangsung dalam Tabligh Akbar besar-besaran di Lapangan Gogaluman, Tutuyan, pada Minggu (24/5/2026) pagi, yang dihadiri ribuan jemaah dari berbagai penjuru wilayah Bolaang Mongondow Raya.

Rahman Salehe, yang dikenal sebagai politisi aktif dari PDI Perjuangan di daerah pemilihannya, tampil sebagai pemenang dalam sesi lelang yang digelar untuk menggalang dana pembangunan dua pondok pesantren besar di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo. Dana yang terkumpul dari lelang tersebut akan disalurkan untuk pembangunan pesantren milik Habib Salim Aldjufrie di Gorontalo serta pesantren Habib Abdurrahman Bindjindan di Kotamobagu, menjadikan kontribusi Rahman Salehe tidak sekadar transaksi finansial, melainkan investasi spiritual untuk pendidikan keagamaan di kawasan timur Indonesia.

Safari dakwah Ustaz Abdul Somad di Bolaang Mongondow Raya kali ini membawa berkah tersendiri bagi masyarakat setempat, termasuk bagi Rahman Salehe yang mendapat kesempatan istimewa untuk berinteraksi langsung dengan dai kondang asal Riau tersebut. Setelah proses lelang usai, suasana di Lapangan Gogaluman semakin menghangat ketika UAS secara pribadi mengenakan sorban yang baru saja dilelang kepada Rahman Salehe di hadapan ribuan jemaah yang memadati lokasi acara.

Momen kebersamaan tersebut tidak berhenti sekadar pengalungan sorban. Rahman Salehe kemudian dipersilakan naik ke atas panggung untuk menerima doa langsung dari UAS, sebuah kesempatan langka yang disambut dengan antusias luar biasa oleh para hadirin. Terlihat jelas kebahagiaan dan rasa syukur bercampur di wajah politisi asal Boltim ini saat menerima berkah spiritual dari salah satu ulama paling berpengaruh di Indonesia kontemporer.

Senyum lebar dan ekspresi bersyukur menghiasi wajah Rahman Salehe sepanjang prosesi berlangsung. Meskipun memilih untuk tidak banyak memberikan pernyataan kepada awak media yang meliput acara tersebut, kesan kepuasan dan kebanggaan tetap terpancar dari sikap dan gestur politikus PDI Perjuangan Boltim ini. Ia lebih memilih menikmati momen bersejarah tersebut sambil menerima ucapan selamat dan doa dari berbagai pihak, termasuk jemaah yang hadir serta panitia penyelenggara Tabligh Akbar.

Kegiatan Tabligh Akbar yang digelar di Boltim ini sendiri tercatat sebagai salah satu agenda dakwah terbesar sepanjang tahun 2026 di wilayah Bolaang Mongondow Timur. Ribuan masyarakat mulai memadati Lapangan Gogaluman sejak pagi hari untuk menyimak tausiyah yang disampaikan UAS dalam rangkaian safari dakwahnya. Antusiasme yang tinggi dari masyarakat Boltim menunjukkan magnetisme dakwah UAS yang tetap kuat di kalangan umat Islam di berbagai pelosok Nusantara.

Dari sisi keamanan, acara berlangsung dengan tertib dan lancar berkat kerja sama aparat keamanan yang terdiri dari Polres Boltim, TNI, Brimob, serta berbagai unsur organisasi kemasyarakatan setempat. Pengamanan yang ketat namun tetap memberikan kenyamanan kepada jemaah membuat suasana ibadah dan silaturahmi berjalan optimal tanpa kendala berarti.

Bagi Rahman Salehe, keberhasilannya dalam lelang amal ini bukan hanya soal nominal Rp50 juta, melainkan tentang nilai spiritual dan sosial yang terkandung di dalamnya. Partisipasinya dalam mendukung pembangunan pondok pesantren sekaligus mendapatkan doa langsung dari UAS menegaskan komitmennya terhadap pendidikan keagamaan dan kedekatan dengan ulama di wilayah pemilihannya. Momen ini juga menjadi catatan positif dalam perjalanan karier politiknya, menunjukkan sisi kemanusiaan dan kepedulian sosial di tengah dinamika politik Bolaang Mongondow Timur.

Peristiwa lelang sorban UAS yang dimenangkan Rahman Salehe ini menjadi bukti bahwa kegiatan keagamaan tetap menjadi wadah yang efektif untuk membangun sinergi antara tokoh politik, ulama, dan masyarakat luas demi tujuan sosial yang lebih besar.***

Penulis : Redaksi
Referensi Terkait

BERITA TERKAIT

Back to top button