DaerahTopik Terkini

Penyadap Nira Meninggal Dunia Usai Jatuh Dari Pohon Kelapa Setinggi 15 Meter

IndoFaktual.com, Jatim – Nasib nahas menimpa Ponijo (53), warga Desa Rejoagung, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Pria yang bekerja sebagai penyadap air nira itu meninggal dunia lantaran jatuh dari pohon kelapa setinggi 15 meter. Peristiwa itu pun terjadi pada Senin (18/9/2023).

Kapolsek Srono AKP Achmad Junaedi mengatakan kronologi kejadian korban pada pagi hari berangkat bekerja untuk menyadap air nira di kebun kelapa yang tak jauh dari rumahnya. Sesampainya di lokasi kejadian, korban memanjat pohon kelapa setinggi 15 untuk mengambil air nira untuk dijadikan gula merah. “Korban memang setiap hari rutin mengambil air nira,” katanya.

Di lokasi kejadian pun rekan korban sesama penyadap nira liannya sudah lebih naik pohon untuk mengambil air nira. Korban pun bergegas naik ke atas pohon, sesampainya di atas pohon kelapa diduga korban memegang batang daun kelapa yang sudah kering dan lapuk. Akibatnya korban tergelincir dan jatuh dari atas ketinggian.

Tubuh korban terjun bebas dari ketinggian 15 meter. Korban jatuh dengan kepala membentur tunggak pohon kelapa sehingga menyebabkan korban mengalami luka cukup parah. Melihat peristiwa itu, rekan korban pun kaget dan segera menolong korban. “Korban mengalami luka parah pada bagian kepala,” ungkap Kapolsek Srono.

Rekan korban pun kemudian melaporkan kejadian itu kepada perangkat desa dan juga pihak kepolisian. Diketahui korban meninggal dunia di lokasi kejadian. “Kondisi kepala bagian kanan, telinga kanan dan hidung mengeluarkan darah,” jelasnya.

Pihak keluarga korban pun meminta korban segera dibawa ke rumah duka dan tidak bersedia dilakukan otopsi. Diketahui sebelum memanjat pohon kelapa, korban sempat mengeluh kuramg enak badan dan pusing kepada rekannya sesama penyadap nira.

Namun korban masih tetap memaksakan diri untuk bekerja. “Kami mengimbau kepada warga khususnya penyadap nira agar beristirahat di rumah jika kondisi badan kurang sehat. Agar dapat mengantisipisi kejadian serupa,” pungkasnya. (Tim)

BERITA TERKAIT

Back to top button