Kotamobagu

Pemkot Kotamobagu Usulkan Bantuan Kakao dan Jagung, Dorong Kesejahteraan Petani

Piter Suli: 77 kelompok tani diusulkan terima bantuan, cakup pengembangan lahan ratusan hektare

KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Dinas Pertanian (Diperta) terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan petani melalui pengembangan komoditas unggulan daerah.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni dengan mengusulkan program bantuan bagi 21 kelompok tani kakao dan 56 kelompok tani jagung yang tersebar di empat kecamatan di wilayah Kota Kotamobagu, Kamis (23/4/2026).

Kepala Dinas Pertanian Kotamobagu, Piter Suli, mengungkapkan bahwa seluruh proposal bantuan tersebut telah diserahkan kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan saat ini tinggal menunggu jadwal penyaluran.

“Untuk proposalnya sudah kami serahkan ke Kementerian Pertanian RI dan saat ini tinggal menunggu jadwal penyerahannya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, total luasan lahan yang akan dikembangkan melalui program tersebut cukup signifikan, yakni sekitar 100 hektare untuk penanaman bibit kakao dan 288 hektare untuk pengembangan benih jagung.

Menurutnya, usulan bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan taraf perekonomian petani melalui penguatan sektor pertanian, khususnya pada komoditas kakao dan jagung yang memiliki prospek pasar yang baik.

“Usulan bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan taraf perekonomian para petani yang ada di Kota Kotamobagu,” tambahnya.

Program tersebut mendapat sambutan positif dari para petani. Salah seorang petani kakao mengaku optimistis terhadap potensi komoditas tersebut yang dinilai menjanjikan dari sisi permintaan pasar dan harga jual.

“Penanaman kakao atau yang biasa kami sebut pohon coklat sangat menjanjikan. Permintaan pasar tinggi dan harganya juga cukup baik, bahkan bisa mencapai Rp50 ribu per kilogram. Kami sangat berterima kasih kepada Pemkot Kotamobagu atas perhatian dan bantuan yang diberikan,” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh petani jagung yang menilai komoditas jagung memiliki peluang besar dalam meningkatkan pendapatan petani, baik untuk kebutuhan pakan ternak maupun industri makanan.

“Permintaan jagung cukup tinggi. Kami berharap bantuan dari pemerintah pusat bisa segera disalurkan,” ungkapnya.

Dengan adanya program ini, Pemerintah Kota Kotamobagu berharap sektor pertanian semakin berkembang dan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.***

Referensi Terkait
Kota Kotamobagu — Situs Pemerintah

BERITA TERKAIT

Back to top button