
Oskar Manoppo dan Argo Sumaiku Lepas Gerak Jalan Pelajar Boltim, Tanamkan Semangat Kebangsaan HUT RI ke-81
Boltim, Sulawesi Utara – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 semakin menggema di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Bupati Boltim Oskar Manoppo, SE., MM., bersama Wakil Bupati Argo V. Sumaiku secara resmi membuka sekaligus melepas kegiatan gerak jalan tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Acara yang dipusatkan di Lapangan Togid berlangsung pada Kamis, 13 Agustus 2026, dengan diikuti oleh ratusan pelajar dari berbagai sekolah di wilayah tersebut.
Kegiatan gerak jalan tersebut bukan sekadar ajang olahraga biasa, melainkan bagian integral dari rangkaian peringatan HUT RI ke-81 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berupaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini kepada generasi muda yang akan menjadi tulang punggung pembangunan daerah di masa depan.
Pesan Bupati: Karakter Lebih Penting dari Sekadar Kemenangan
Dalam sambutan pembukaannya, Bupati Oskar Manoppo menyampaikan makna mendalam di balik kegiatan gerak jalan.
Baginya, lomba tersebut bukan hanya soal siapa yang sampai pertama di garis finis, melainkan sarana penting untuk membentuk karakter dan menanamkan semangat kebangsaan kepada generasi muda.
“Gerak jalan memiliki makna penting dalam menanamkan nilai-nilai disiplin, kekompakan, kerja sama, tanggung jawab, semangat juang, dan cinta tanah air. Nilai-nilai ini sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda yang akan menjadi penerus pembangunan,” ujar Oskar Manoppo.
Pernyataan tersebut mencerminkan visi pemerintah daerah yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademis semata.
Pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas memerlukan penguatan karakter, etika, dan semangat nasionalisme yang kuat.
Melalui kegiatan sederhana seperti gerak jalan, nilai-nilai tersebut dapat terserap secara alami oleh para pelajar.
Generasi Penerus Harus Cerdas dan Berkarakter
Bupati menekankan bahwa pembangunan daerah ke depan membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki disiplin tinggi, berkarakter kuat, berprestasi, serta memiliki kepedulian mendalam terhadap tanah kelahiran mereka.
“Kalian adalah generasi penerus Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Di tangan kalianlah masa depan daerah ini akan dilanjutkan. Karena itu, saya ingin melihat kalian tumbuh menjadi generasi yang cerdas, sehat, disiplin, berkarakter, berprestasi, dan memiliki semangat untuk membangun daerah,” katanya.
Pesan tersebut disampaikan langsung kepada para peserta gerak jalan yang hadir di Lapangan Togid. Bupati berharap agar setiap pelajar yang mengikuti kegiatan ini tidak hanya membawa pulang kenangan, melainkan juga pemahaman baru tentang pentingnya menjadi generasi yang siap menghadapi tantangan pembangunan.
Bendera Start Dikibarkan Bupati
Momen puncak acara terjadi ketika Bupati Oskar Manoppo secara langsung mengibarkan bendera start sebagai tanda dilepasnya peserta gerak jalan.
Aksi simbolis tersebut menjadi penanda bahwa rangkaian peringatan HUT RI ke-81 di lingkungan pemerintahan dan pendidikan Kabupaten Boltim telah dimulai dengan semangat yang tinggi.
Bersama Wakil Bupati Argo V. Sumaiku, Bupati juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru, pendamping, panitia, dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan.
Tanpa kerja sama yang solid antara sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah, acara yang melibatkan ratusan pelajar dari berbagai tingkatan tidak akan berjalan dengan lancar.
Dukungan Penuh dari Jajaran Pemkab
Kegiatan gerak jalan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Sekretaris Daerah M. Iksan Pangalima, S.Pi., M.A.P., hadir memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang melibatkan generasi muda tersebut.
Dari sisi organisasi kemasyarakatan, hadir Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Boltim Ny. Rosita Manoppo Pobela, SE., M.Si.
Kehadirannya menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan juga menjadi momentum untuk memperhatikan aspek pemberdayaan perempuan dan kesejahteraan keluarga, termasuk di kalangan pelajar.
Ny. Rosita diwakili oleh Staf Ahli I TP-PKK Boltim Ny. Lucia K. Mokoginta, Amd.Kep. Perwakilan tersebut hadir bersama seluruh peserta gerak jalan, para guru, dan pendamping dari berbagai sekolah yang mengikuti kegiatan.
Gerak Jalan sebagai Wadah Pembentukan Generasi Emas
Dalam konteks pembangunan daerah, kegiatan gerak jalan yang melibatkan pelajar SD dan SMP memiliki makna strategis.
Di usia mereka yang masih labil dan mudah terpengaruh, penanaman nilai-nilai positif seperti disiplin, kerja sama, dan cinta tanah air menjadi sangat penting.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk belajar bersosialisasi, menghargai proses, dan memahami bahwa kemenangan sejati bukan hanya soal menjadi juara, melainkan juga soal bagaimana mereka bertanding dengan sportivitas.
Para guru dan pendamping yang hadir juga mendapatkan kesempatan untuk mengamati perkembangan karakter para muridnya di luar ruang kelas.
Banyak hal yang tidak bisa diajarkan melalui buku pelajaran, namun bisa terserap oleh para pelajar ketika mereka berbaur dengan teman-temannya dalam kegiatan kolektif seperti gerak jalan.
Harapan untuk Masa Depan Boltim
Dengan terselenggaranya gerak jalan ini, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur berharap agar semangat kebangsaan yang ditularkan kepada para pelajar dapat terus berkembang di kemudian hari.
Generasi muda yang hadir di Lapangan Togid pada hari itu bukan hanya peserta lomba, melainkan juga calon-calon pemimpin daerah, pengusaha, guru, dokter, dan berbagai profesi lainnya yang akan memajukan Boltim di masa depan.
Oskar Manoppo dan Argo Sumaiku menyadari bahwa investasi terbaik untuk pembangunan daerah adalah investasi pada generasi muda.
Melalui kegiatan sederhana namun bermakna seperti gerak jalan dalam rangka HUT RI ke-81, mereka berharap benih-benih cinta tanah air telah berhasil ditanam dalam diri setiap pelajar yang hadir. (F.A Mokodompis)



