
Kabupaten Boltim Siap Laksanakan Pilsang Serentak
Belum ada kepastian kapan pelaksanaan Pilsang Serentak ini tepatnya akan dilaksanakan
IndoFaktual.com, Boltim – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Oskar Manoppo, pada rapat perdana bersama dengan seluruh Camat dan Sangadi (Kepala Desa) se-Kabupaten di Aula Lantai III Gedung Kantor Bupati Senin 5 Januari 2026 kemarin, menyebutkan kesiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim dalam pelaksanaan Pemilihan Sangadi (Pilsang) serentak.
Pada rapat perdana tersebut, Bupati Oskar menyebutkan bahwa anggaran untuk pelaksanaan Pilsang di Kabupaten Boltim sudah siap. “Untuk anggaran pelaksanaan pilsang nanti sudah siap,” ujar Bupati.
Selain itu, Bupati Oskar juga meminta kepada Seluruh Camat, agar kiranya dapat melerai perkotak-kotakan Masyarakat pasca Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) baru-baru ini. Serta, kesiapan Pemerintah Desa (Pemdes) dalam memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat.
Keterangan Terpisah Kepala DPMD Boltim
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Boltim, Rahman Hulalata, membenarkan terkait kesiapan Pemkab Boltim dalam melaksanakan Pilsang serentak mendatang.

Dirinya menegaskan, bila saat ini pihaknya tinggal menunggu PP. Namun, DPMD hingga saat ini belum bisa memberikan keterangan pasti terkait kapan Pilsang serentak ini akan dilaksanakan.
“Untuk Pilsang dengan bulan bisa kami tetapkan sekarang, karena dia menuunggu PP yang akan dikeluarkan pemerintah pusat. Manakala PP itu keluar, yang pasti bahwa kita sudah siap. Kami tinggal menunggu PP,” ungkap Rahman.
Bagaimana Dengan Perpanjangan Masa Jabatan
Selain itu, Rahman juga menerangkan bila saat ini masih tersisa 12 Desa yang memiliki Sangadi Definitif, dan sisanya adalah Pelaksana Tugas (Plt). Yang artinya, ada 12 Desa yang belum pasti akan melaksanakan Pilsang.
“Lagi dikaji dengan bagian hukum, apakah 12 desa yang definitif yang mendapatkan perpanjangan masa jabatan nanti belakangan, atau secara serentak, nanti ada kajian dari bagian hukum. Apakah akan kami laksanakan serentak, itu nanti dipastikan karena perlu ada rapat koordinasi Bersama,” terang Rahman.
Lanjutnya, bahwa yang sudah pasti akan melaksanakan Pilsang serentak mendatang, yakni ada sebanyak 67 Desa. “Dan kami harus ada koordinasi lagi, apakah 12 itu bisa dimajukan satu kali, atau yang 67 ini,” pungkasnya.
Penulis : Redaksi



