Hukrim

Diduga Dibacok, Satu Pekerja Perkebunan Tewas dan Satu Kritis

IndoFaktual.com, Jatim – Insiden berdarah terjadi di Perkebunan Kalitlepak, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Diduga kuat, kedua korban terlibat duel berdarah dengan pekerja kebun lainnya yang kini menjadi buron polisi.

Akibat peristiwa itu, seorang pekerja kebun tewas usai terlibat carok berdarah, Kamis (4/5/2023). Sementara satu pekerja lainnya kritis akibat luka bacok di sejumlah bagian tubuhnya.

Kapolsek Siliragung, AKP Mujiono mengatakan insiden berdarah itu terjadi saat para pekerja kebun tengah beraktivitas di petak 12 Afdeling Sumber Manggis. Para pekerja pun juga sempat mendengar teriakan salah satu korban. “Para saksi lantas mendatangi TKP asal suara tersebut,” katanya.

Lanjut AKP Mujiono, Di TKP diketahui korban inisial BP sudah tergeletak, sedangkan korban inisial S merintih kesakitan akibat luka bacok di selakangan dan pinggang. “Keduanya mengalami luka bacok cukup parah,” ungkapnya.

Para pekerja kebun lantas mengevakuasi korban luka ke rumah sakit dan melaporkan carok berdarah tersebut ke aparat kepolisian. “Korban S langsung dibawa ke Rumah Sakit Al-Huda Genteng untuk mendapatkan pertolongan medis,” ujarnya.

Atas insiden tersebut, polisi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. “Dari olah TKP, kita berhasil mengamankan sebilah golok yang diduga digunakan pelaku untuk menyerang kedua korban,” imbuhnya.

Selain itu, polisi juga mengamankan dua unit sepeda motor milik kedua korban dan satu unit sepeda motor tanpa plat nomor yang diduga milik pelaku. “Sebelum kejadian tersebut, salah satu saksi melihat terduga pelaku meninggalkan motor miliknya 500 meter dari TKP,” jelasnya.

Sejauh ini, polisi belum memperoleh kronologis lengkap penyebab dan modus carok berdarah tersebut, mengingat korban luka masih dalam kondisi kritis. Namun korban sempat memberikan informasi singkat berkaitan dengan identitas pelaku. Polisi juga masih melakukan penyelidikan mendalam terkait peristiwa nahas tersebut. (Tim)

BERITA TERKAIT

Back to top button