
Bupati Oskar Manoppo Hadiri Halal Bihalal Lebaran Ketupat di Masjid Al-Ikhlas Mooat
IndoFaktual.com, Boltim – Masjid Al-Ikhlas Desa Mooat menjadi saksi bisu perayaan keagamaan yang menggambarkan keindahan toleransi di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Ribuan warga dari seluruh desa se-Kecamatan Mooat berkumpul dalam acara Halal Bihalal dan Lebaran Ketupat, Kamis 3 April 2026.
Kehadiran Bupati Oskar Manoppo bersama Wakil Bupati Argo V. Sumaiku membuat perayaan ini semakin istimewa. Kedua pemimpin daerah itu tiba di lokasi didampingi jajaran pimpinan tertinggi pemerintahan. Ketua TP-PKK Boltim Ny. Rosita Manoppo-Pobela dan Wakil Ketuanya Ny. Lucia Kristina Sumaiku-Mokoginta turut serta dalam rombongan.
Sekretaris Daerah Moh. Ikhsan Pangalima hadir mewakili aparatur pemerintahan. Ketua DWP Boltim Ny. Fitria Pangalima-Umbola beserta para asisten dan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah melengkapi kekuatan delegasi pemerintah. Kehadiran massif ini menunjukkan komitmen serius eksekutif terhadap kegiatan keagamaan di tingkat kecamatan.
Suasana Masjid Al-Ikhlas dipenuhi jamaah dari berbagai pelosok Kecamatan Mooat. Warga berbaur dalam kekompakan yang mengesankan, tanpa memandang perbedaan latar belakang. Perayaan berlangsung khidmat namun tetap menghangatkan, mencerminkan semangat kebersamaan yang telah lama terjalin di wilayah ini.
Dalam sambutan utama, Bupati Oskar Manoppo menegaskan makna mendalam dari tradisi Halal Bihalal. Menurutnya, momen ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan fondasi penting untuk mempererat silaturahmi antarwarga. Hubungan harmonis yang telah terbangun harus terus dipelihara sebagai aset sosial yang berharga.
“Perayaan Ketupat atau Halal Bihalal merupakan momen untuk mempererat silaturahmi. Kami selaku pemerintah mengucapkan terima kasih atas kebersamaan seluruh masyarakat, baik Muslim maupun Kristiani, yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan ini. Ini mencerminkan tingginya nilai toleransi di Kecamatan Mooat,” ungkap Bupati dengan nada tulus.
Pernyataan tersebut menggarisbawahi fakta unik dari perayaan di Mooat. Partisipasi aktif masyarakat lintas agama menunjukkan praktik moderasi beragama yang hidup di tengah masyarakat. Keberagaman bukan menjadi pemecah belah, melainkan perekat persatuan yang kuat.
Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati di masjid menjadi simbol nyata dukungan pemerintah terhadap kegiatan keagamaan. Bukan sekadar formalitas politis, melainkan penegasan bahwa pembangunan daerah tidak bisa dipisahkan dari penguatan nilai-nilai spiritual dan sosial kemasyarakatan.
Setelah rangkaian acara inti selesai, agenda dilanjutkan dengan aktivitas yang lebih personal. Oskar Manoppo dan Argo Sumaiku mengunjungi sejumlah rumah warga di berbagai titik Kecamatan Mooat. Kunjungan door to door ini memiliki multi fungsi sekaligus.
Pertama, memenuhi undangan masyarakat yang telah lama dinanti. Kedua, merasakan secara langsung suasana kekeluargaan di hari raya. Ketiga, mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan rakyat yang menjadi fondasi tata kelola daerah yang partisipatif.
Interaksi langsung dengan warga memberikan ruang bagi pemimpin untuk mendengar aspirasi informal. Keluhan, harapan, dan saran masyarakat tersampaikan dalam suasana santai namun bermakna. Data lapangan semacam ini menjadi bahan pertimbangan berharga dalam penyusunan kebijakan.
Pelaksanaan kegiatan berjalan tertib dan aman tanpa kendala berarti. Aparat keamanan bekerja optimal mengamankan mobilitas rombongan dan kelancaran acara. Partisipasi aktif warga dalam menjaga ketertiban menunjukkan tingkat kesadaran sosial yang tinggi.
Kehangatan yang tercipta selama perayaan menjadi energi positif bagi pembangunan daerah ke depan. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat teruji dalam momen kebersamaan ini. Komitmen bersama untuk memajukan Bolaang Mongondow Timur semakin menguat.
Tradisi Halal Bihalal dan Lebaran Ketupat di Mooat menjadi model bagi kecamatan lainnya. Kombinasi nilai keagamaan, toleransi, dan partisipasi politik yang sehat menciptakan ekosistem demokrasi lokal yang kondusif. Pembelajaran dari keberhasilan ini layak untuk didokumentasikan dan direplikasi.
Penulis : Redaksi





