BoltimPemerintahanPolitikTopik Terkini

Argo Sumaiku Paparkan LKPJ Boltim 2025: IPM Naik, Ekonomi Tumbuh 5,42 Persen, Raih WTP Ke-11 Kali

IndoFaktual.com, Boltim – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menutup Tahun Anggaran 2025 dengan pencapaian signifikan dalam berbagai sektor pembangunan. Capaian ini diungkapkan Wakil Bupati Argo Vinsensius Sumaiku saat memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) dalam sidang paripurna DPRD setempat, Senin (30/3/2026).

Dalam sesi yang berlangsung di gedung dewan, Argo yang mewakili Bupati Oskar Manoppo menyampaikan bahwa penyampaian LKPJ merupakan kewajiban yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. Dokumen pertanggungjawaban ini harus diserahkan paling lambat tiga bulan setelah tahun fiskal berakhir sebagai bentuk akuntabilitas eksekutif terhadap legislatif.

“Dokumen ini mencerminkan komitmen kami dalam menjalankan pemerintahan yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” tegas Argo di hadapan anggota DPRD.

LKPJ Boltim 2025

Secara detail, laporan tersebut menguraikan pelaksanaan berbagai program strategis yang dijalankan pemerintahan daerah sepanjang 2025. Tidak hanya berisi narasi kegiatan, dokumen tersebut juga memuat analisis mendalam terkait serapan anggaran serta dampak nyata yang dirasakan warga.

Indikator pembangunan manusia menunjukkan perbaikan signifikan. IPM Boltim mencapai angka 71,43, melonjak 2,90 persen dari periode sebelumnya. Peningkatan ini mencakup aspek kesehatan, pendidikan, dan standar hidup masyarakat. Di sektor kesejahteraan, persentase penduduk miskin berhasil diturunkan menjadi 5,32 persen, turun dari posisi 5,87 persen pada 2024.

Perekonomian daerah tumbuh positif dengan laju pertumbuhan mencapai 5,42 persen. Angka ini menunjukkan akselerasi 0,28 persen dibandingkan kinerja ekonomi tahun lalu. Sektor ketenagakerjaan juga mencatat kemajuan dengan penurunan tingkat pengangguran terbuka menjadi 5,28 persen. Distribusi pendapatan masyarakat relatif merata dengan indeks gini 0,321, menandakan kesenjangan sosial yang terkendali.

Di bidang kesehatan masyarakat, harapan hidup warga Boltim mencapai 73,73 tahun. Artinya, generasi yang lahir pada 2025 diproyeksikan memiliki prospek kesehatan yang lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.

paripurna dprd tentang penyampaian LKPJ Boltim 2025

Dari perspektif fiskal, kinerja keuangan daerah menunjukkan efisiensi pengelolaan. Penerimaan daerah tercapai 94,16 persen dari target yang ditetapkan, sementara belanja pemerintah terserap sebesar 90,51 persen. Lebih mengesankan, realisasi pembiayaan daerah mencapai 100 persen, menunjukkan kemampuan manajemen fiskal yang optimal.

Meski demikian, Argo tidak menampik adanya hambatan yang dihadapi pemerintahan daerah. Kebijakan efisiensi belanja dari pusat menjadi tantangan utama yang berdampak pada fleksibilitas anggaran. Namun, ia menyebutkan bahwa inovasi teknologi dan reformasi tata kelola menjadi solusi untuk menjaga momentum pembangunan.

Prestasi Boltim sepanjang 2025 juga diakui tingkat nasional. Instansi pemerintah daerah meraih nilai “B” dalam evaluasi reformasi birokrasi. Di bidang kesehatan, Boltim menempati posisi tiga besar untuk program penurunan stunting. Yang paling membanggakan, BPK RI memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kesebelas kalinya berturut-turut, menegaskan kualitas pengelolaan keuangan daerah.

rapat paripurna penyampaian LKPJ Boltim 2025

Argo menegaskan bahwa semua pencapaian ini tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak. Kolaborasi antara eksekutif, legislatif, dan stakeholder menjadi kunci keberhasilan pembangunan di wilayah yang terletak di Sulawesi Utara ini.

“Perjalanan pembangunan masih panjang. Kami mengajak seluruh komponen bangsa di Boltim untuk terus bersinergi mewujudkan daerah yang lebih maju dan sejahtera,” ucapnya mengakhiri paparan.

Sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD Samsudin Dama dengan didampingi Wakil Ketua Kevin Sumendap dan Medy Lensun. Sekretaris Daerah Iksan Pangalima bersama jajaran eselon dua dan pimpinan OPD turut menghadiri kegiatan tersebut.

Penulis : Redaksi

BERITA TERKAIT

Back to top button