
Antisipasi Kahutla Sinergi Tim Gabungan Gelar Apel Siaga di Wilayah TN Alas Purwo
IndoFaktual.com, Jatim – Musim kemarau berpotensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) khususnya di kawasan hutan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Oleh sebab itu, Perhutani KPH Banyuwangi Selatan bersama Taman Nasional (TN) Alas Purwo melaksanakan apel siaga dan patroli bersama pada titik rawan kebakaran hutan pada Kamis (14/9/2023).
Hal itu dilakukan sebagai bentuk komitmen pihak pengelola kawasan hutan dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan. Apel siaga digelar di Lapangan Kantor SPTN Alas Purwo Wilayah I Tegaldlimo, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi.
Apel siaga kahutla dihadiri oleh lebih dari 100 personel yang terdiri dari Polhut Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, Polhut TN Alas Purwo, Polsek Tegaldlimo, Masyarakat Peduli api, Masyarakat Mitra Polhut dari TN Alas Purwo dari desa di sekitar kawasan hutan.
Wahyu Dwi Hadmojo, Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Selatan mengatakan, sejak Juli lalu hingga kini, Banyuwangi sudah memasuki musim kemarau. Dimana situasi ini membuat kondisi tumbuhan bawah mengering serta berpotensi terjadinya kebakaran pada kawasan hutan baik hutan produksi, lindung dan konservasi.
“Kami ingin mengajak semua pemangku kepentingan untuk waspada dan siaga dan saling bekerjasama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Mari tingkatkan patroli pada titik-titik rawan kebakaran hutan,” katanya.
Kolaborasi ini juga diharap dapat meningkatkan kelestarian hutan dan lingkungan. Selain itu petugas juga wajib melakukan pembinaan, edukasi dan komunikasi sosial pada masyarakat petani hutan dan masyarakat sekitar hutan terkait pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.
Sementara itu, Novita Kusuma Wardani, Kepala Balai Taman Nasional Alas Purwo menyampaikan sangat mengapresiasi atas sinergi dan kerjasama pada Perhutani dan pihak terkait termasuk dengan masyarakat desa di sekitar hutan yang membentuk wadah yang diberi nama Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Masyarakat Mitra Polhut (MMP).
Ia juga mengimbau kepada petugas agar meningkatkan patroli pada titik-titik rawan kebakaran hutan khususnya di wilayah TN Alas Purwo.
Hal ini merupakan salah satu bentuk dukungan yang diberikan TN Alas Purwo dengan memberikan pembinaan kepada MSA dan MMP. “Bulan September 2023 merupakan puncak musim kemarau. Maka dari itu peran serta pemangku kepentingan dan semua pihak untuk turut peduli dalam melakukan upaya pencegahan kahutla guna terjaganya kelestarian dan ekosistem kawasan hutan baik hutan produksi maupun hutan konservasi,” ungkapnya.
Usai menggelar apel dilanjutkan dengan patroli bersama dengan menyusuri ke kawasan hutan produksi dan hutan konservasi. Untuk memantau dan memeriksa secara langsung kondisi hutan guna memastikan bahwa hutan dalam keadaan aman terkendali. “Saya berharap melalui kegiatan kerjasama sinergitas ini antara Perhutani, TNAP, Polsek, Pemerintah serta masyarakat setempat dapat terjalin dengan baik. Untuk bersama-sama kita bisa menyinergikan langkah dalam upaya pencegahan, pengendalian dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan,” ujar Novita. (Tim)






