PendidikanSumatera BaratTanah Datar

Rapat Komite SMAN 1 Nyaris Ricuh,Wali Murid: Komite Seakan Berpihak Kepada Sekolah

Rapat Paripurna Luar Biasa SMAN 1 Batusangkar Digelar di Gedung Nasional Maha Rajo Dirajo

Indofaktual.com Tanah Datar-Ketua komite SMAN 1 Batusangkar mengadakan rapat Paripurna Luar biasa beserta jajarannya dengan walimurid berakhir ricuh dan situasi tidak kondusif. Hal ini di picu dari penjelasan Ketua Komite SMA N 1 Batusangkar, Maswardi bahwa dalam pertemuan tersebut tidak ada sesi tanya jawab dan sifatnya hanya mendengar. Dalam penjelasan Maswardi, salah seorang walimurid yang kebetulan juga Sekjen MPTD Tanah Datar, Riadi, SE mengatakan kalau yang di sampaikan oleh ketua komite itu sifatnya pengancaman.

“Seolah-olah Ketua komite lebih berpihak ke sekolah dengan memberikan penjelasan yang sifatnya mengancam walimurid. Salah satu penjelasannya yaitu biaya yang timbul di antaranya pembangunan, kegiatan extra dan yang lainnya di tiadakan karena dengan alasan tidak adanya biaya. Saya mewakili walimurid mempertanyak kebijakan dan keberpihakan komite terutama ketuanya, kemana dia condong untuk berpihak sementara komite adalah perpanjangan tangan dan perwakilan dari walimurid untuk memperjuangkan hak siswa mendapatkan pendidikan yang layak,” ujar Riadi,di Gedung Nasional Maharajo Dirajo,Jumat 29 September 2023.

Salah seorang walimurid kelas XII, Muhammad Rico menambahkan apa yang di sampaikan dan di jelaskan oleh ketua komite sifatnya lebih cenderung berpihak kepada Sekolah dan ada upaya mengancam walimurid.

“Seandainya sumbangan komite ini tidak tercapai maka proses belajar mengajar akan terganggu. Sementara apa yang di tetapkan oleh komite sangat memberatkan walimurid. Contoh, Try Out (TO) yang di anggarkan setahun sementara pelaksanaanya hanya dua kali dan di bayar oleh siswa tersebut lunas. Contoh lain, apabila iuran komite seperti uang sumbangan komite tidak tidak di bayar, maka anak-anak tidak akan menerima nomor ujian, kami sudah mengalaminya pak,” jelas Rico.

“Karena adanya gonjang-ganjing dan tidak adanya kesepakatan maka hasil dari rapat paripurna luar biasa hari ini sepakat untuk mengembalikan sumbangan uang komite kembali ke sistem yang lama, seperti jumlah, angket yang di isi oleh walimurid yang sifatnya sumbangan sukarela seperti dahulu kala,” Kata Novitra Kemala yang juga walimurid dari XII IPS 2.

Ditambahkan Novitra kemala.”Mudah-mudahan dunia pendidikan Tanah Datar berjalan dengan lancar seperti apa yang kita inginkan bersama, walaupun SMA ini di bawah naungan Pemerintah provinsi (Pemprov) Sumbar, tapi kita wajib hukumnya membela anak-anak kita yang belajar di daerah kita sendiri,” ujar Ketua KONI Tanah Datar tersebut.
(Anto)

BERITA TERKAIT

Back to top button