BoltimPemerintahanPolitikTopik Terkini

Terkait Isu Pilkada Boltim 2026, Rahman Salehe Bilang Begini !

IndoFaktual.com, Boltim – Belakangan ini, media sosial di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, ramai dibicarakan dengan munculnya berbagai isu yang menghubungkan nama Rahman Salehe, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Boltim, dengan ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2026. Isu-isu tersebut menyebar luas di kalangan warganet, padahal perhelatan politik tersebut masih terlampau jauh untuk diperbincangkan secara serius.

Menyikapi beredarnya isu tersebut, Rahman Salehe memberikan klarifikasi resmi kepada awak media. Dalam pertemuan yang berlangsung di kediamannya di Desa Bulawan II, Kecamatan Kotabunan, politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menegaskan dengan tegas bahwa dirinya saat ini tidak sedang berfokus pada dinamika politik jangka panjang seperti Pilkada. Sebaliknya, perhatian utamanya tercurah pada upaya nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Boltim melalui dua pilar strategis: penciptaan lapangan pekerjaan dan penguatan sektor perekonomian daerah.

Rahman Salehe mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi lapangan kerja di wilayahnya. “Coba kamu lihat,” ucapnya kepada awak media sambil menunjukkan realitas sosial yang dihadapinya sehari-hari. Banyak warga Kabupaten Boltim yang datang kepadanya memohon bantuan untuk mendapatkan pekerjaan. Sebagai seorang legislator dan pengusaha, Rahman Salehe merasa berat hati ketika harus menolak permintaan tersebut. Namun, keterbatasan daya tampung lapangan kerja yang ada membuatnya harus realistis. “Mau saya pekerjakan di mana lagi mereka?” tanyanya retoris, menggambarkan kompleksitas tantangan pengangguran di daerahnya.

Pernyataan tersebut bukan sekadar keluhan, melainkan cerminan dari komitmen Rahman Salehe untuk terus mencari solusi konkret. Ia menyadari bahwa tugas utama seorang legislator bukan hanya berkutat pada persiapan kontestasi politik, tetapi lebih kepada memberikan manfaat langsung bagi konstituennya. Dalam konteks ini, penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar-tawar.

Selain soal lapangan kerja, Rahman Salehe juga mengajak seluruh elemen masyarakat Boltim untuk tidak terlalu terbawa oleh isu-isu yang belum teruji kebenarannya. Di era digital saat ini, penyebaran informasi yang tidak akurat dapat dengan mudah mengalihkan perhatian publik dari isu-isu substantif. “Fokus kami, saya selaku legislatif, bersama dengan Bupati Oskar Manoppo dan Wakil Bupati Argo Vinsensius Sumaiku serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), saat ini lebih tergerak untuk memajukan sektor perekonomian daerah dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang berkelanjutan,” tambahnya dengan tegas.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif di Pemkab Boltim. Koordinasi yang erat antara DPRD bersama pemerintahan Bupati Oskar Manoppo dan Wabup Argo V. Sumaiku, menunjukkan komitmen bersama untuk pembangunan yang berpihak pada rakyat. Fokus pada perekonomian berkelanjutan diharapkan mampu menciptakan ekosistem bisnis yang kondusif, menarik investasi, dan pada akhirnya membuka peluang kerja yang lebih luas bagi generasi muda Boltim.

Dengan demikian, meskipun isu Pilkada Boltim 2026 terus bergulir di ruang publik maya, Rahman Salehe memilih untuk mengarahkan energinya pada pembangunan fondasi ekonomi yang kokoh. Bagi masyarakat Boltim, harapan akan ketersediaan lapangan kerja yang memadai dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif tentu jauh lebih penting daripada spekulasi politik yang masih penuh ketidakpastian. Langkah Rahman Salehe ini menjadi penegasan bahwa prioritas pembangunan daerah harus selalu didahulukan di atas kepentingan politik sesaat.

Penulis : F.A Mokodompis
Referensi Terkait

BERITA TERKAIT

Back to top button