Pj Bupati Jombang Siap Kembangkan Wisata Budaya Wayang Topeng Jati Duwur
Wisata Budaya Kuno
Pj Bupati yang lulusan S-1 ilmu jurnalistik dan dekat dengan wartawan ini, sebelumnya hadir hanya ditemani seorang sopir dan ajudan tanpa pengawalan.
Dia diterima Ketua PWI Jatim, Luthfil Hakim, dan sejumlah pengurus lain di antaranya ; Sekretaris PWI Eko Pamuji, M Sokip – Wakil Ketua, Bendahara Andy Setiawan dan pengurus harian lainnya.
Di ruang pertemuan itu, Pj Bupati Sugiat, meminta masukan dari para jurnalis dan pengurus PWI dalam menjalankan tugas dan amanahnya dalam pembangunan dan memimpin di daerah sejuta pondok pesantren, Kabupaten Jombang tersebut.
Secara terbuka Sugiat, juga tidak menampik saran, usul dan kritikan selama bertugas menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di kota yang yang memiliki 21 kecamatan tersebut.
“Kalau saya sih, senang usulan, kritik dan saran. Saya sebagai bupati tidak ada beban, di sini sehingga kita butuh kolaborasi dan dukungan semua elemen untuk membangun daerah,” ujar mantan Direktur Perencanaan dan Operasional Badan Intelijen Negara (BIN) ini.
Sugiat yang sudah malang melintang di dunia intelijen ini mengaku tidak mungkin bekerja sendiri. Termasuk bagaimana agar Kabupaten Jombang ini bisa berkembang pariwisata, dan ekonomi masyarakatnya.
“Program itu jika ditarik ke dalam tupoksi sebagai Pj bupati, termasuk dari 10 tugas pokok tersebut bidang investasi. Kan kalau pariwisata berkembang, ekonomi UMKM terangkat sehingga investasi itu bisa tinggi,” tukasnya.
Secara khusus bahkan kata Sugiat, pihaknya akan mengonsentrasikan pembangunan di bidang pariwisata yang impact atau multiplier efeknya sangat besar.
“Untuk Kabupaten Jombang sudah turun RDTR nya. Di wilayah utara Brantas, pengembangan dan pembangunannya ke arah industri. Nah, itu terkait penanganan investasi,” sergahnya.
Pembicaraan gayeng pun terjadi. Berbagai persoalan baik soal politik, ekonomi, sosial, hingga budaya dibahas bersama wartawan dan pengurus PWI Jatim.



