
Perhutani KPH Banyuwangi Selatan Gandeng Dekopinda dan Diskop Usaha Mikro dan Perdagangan Gelar RAT Primpokar
IndoFaktual.com, Jatim – Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Selatan menggandeng Dewan Koperasi Kabupaten Banyuwangi dan Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT).
Kegiatan itu juga turut mengundang Koperasi Primer Karyawan Perhutani Banyuwangi Selatan dan digelar di Aula Perhutani Banyuwangi pada Jumat (8/3/2024).
RAT dibuka oleh Adminitratur Perhutani Banyuwangi Selatan, Wahyu Dwi Hadmojo, selaku Pembina Primkopkar KPH Banyuwangi Selatan dan dihadiri oleh Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) Kabupaten Banyuwangi.
Selain itu, juga hadir Kasi Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi serta pengurus dan anggota koperasi sebanyak 174 orang.
Dalam sambutannya Wahyu Dwi Hadmojo menyampaikan terima kasih kepada pengurus koperasi dapat menggelar acara RAT tiga tahun berturut yang sempat tertunda karena pandemik Covid 19.
“Kami atas nama managemen Perhutani KPH Banyuwangi Selatan merasa bangga, senang sekaligus memberikan apresiasi kepada Koperasi Primer Perhutani KPH Banyuwangi Selatan yang berkembang dan tumbuh sehat,” katanya.
Menurutnya kinerja bagus ini tdak lepas dari kegigihan dan kerja keras pengurus koperasi.
Wahyu menambahkan selain punya usaha simpan pinjam pihaknya berharap agar koperasi ini mempunyai usaha dibidang lain agar dapat berkembang lebih besar lagi berbasis digitalisasi.
“Apalagi omset Koperasi ini sudah mencapai Rp 1,5 milyar lebih,” tutur Wahyu.
Dalam kesempatan tersebut Pengurus Dekopinda Banyuwangi Bambang menyampaikan apresiasi kepada Primkokar Perhutani Banyuwangi atas kinerjanya.
Ia menyatakan bahwa koperasi ini masuk kreteria sangat baik dan sehat.
“Salah satu ciri-ciri koperasi yang sehat adalah koperasi yang bisa melaksanakan RAT pada setiap tahun dan bisa meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” paparnya.
Bambang juga menyebut, perlembangan Primkokar Perhutani Banyuwangi patut menjadi contoh dan perlu dikembangkan lagi.
Jika koperasi tidak dapat melaksanakan RAT tiap tahunnya berarti koperasi tersebut tidak sehat.
Selanjutnya Jamilah Kasi Diskop, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi memuji kinerja Primkokar Perhutani Banyuwangi Selatan.
Ia berharap koperasi terus meningkatkan kinerjanya serta menigkatkan SDM pengurus, bidang usahanya dan jangan lupa terus jaga kekompakan.
“Kebersamaan dan sinergitas dengan pihak eksternal harus terus dijaga untuk perkembangan koperasi,” pungkasnya.***



