
Pendaftaran Porprov XVI Sumbar Ditutup, Tanah Datar Belum Tertera — KONI: Siap, Tunggu SK Resmi & Kejelasan Anggaran
Tanah Datar— Pengumuman penutupan pendaftaran keikutsertaan Kabupaten/Kota dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat yang dirilis panitia Provinsi mencatat sembilan daerah yang dinyatakan ambil bagian. Namun, nama Kabupaten Tanah Datar tidak tercantum dalam daftar tersebut.
Padahal sehari sebelumnya, Jumat 25 September 2026, dalam rapat koordinasi teknis, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar disebut telah menyiapkan anggaran sebesar Rp6,358 miliar untuk keperluan keikutsertaan ini. Hal itu memicu pertanyaan luas di kalangan masyarakat.
Menanggapi situasi tersebut, Ketua KONI Kabupaten Tanah Datar, Novitra Kemala, memberikan penjelasan saat dihubungi melalui pesan WhatsApp pada Sabtu siang, 26 September 2026.
“KONI Tanah Datar beserta seluruh cabang olahraga sudah siap secara administrasi untuk mengikuti kejuaraan, dan kami pun siap melakukan pendaftaran. Namun hal itu terkendala oleh anggaran yang belum disahkan, dan kami masih menunggu evaluasi perubahan anggaran dari provinsi,” ungkap Novitra.
Ia juga menyinggung informasi terkait perubahan jadwal perhelatan. Pihak KONI Sumatera Barat diklaim menyampaikan bahwa Gubernur telah menyetujui secara lisan pergeseran jadwal Porprov dari semula 2 Oktober 2026 menjadi 10 November 2026, dengan syarat seluruh kontingen daerah segera mendaftar.
Namun, tanpa adanya kesepakatan langsung maupun dokumen tertulis, pengurus di tingkat daerah meragukan kejelasan teknis langkah tersebut.
“Kami masih menunggu Surat Keputusan (SK) resmi terkait perubahan jadwal Porprov sebagai kepastian legalitas bagi kontingen daerah,” tegas Novitra Kemala.
Lebih lanjut ia menegaskan, hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi tertulis terkait perubahan jadwal. Hal ini dikhawatirkan berkaitan erat dengan batas waktu yang ditetapkan oleh Pengurus Besar/Provinsi semakin mendekat.
“Kami tidak ingin nantinya KONI dan cabang olahraga bersentuhan dengan aparat penegak hukum. Kami menyayangi atlet kami dan mencintai cabang olahraga kami,” tambahnya dengan tegas.
Pada prinsipnya, seluruh jajaran KONI Tanah Datar tetap berkomitmen penuh dan siap menyukseskan perhelatan Porprov XVI 2026 Sumatera Barat ini.
Ketiadaan nama Tanah Datar dalam daftar resmi yang dirilis panitia menimbulkan keraguan di tengah masyarakat apakah daerah ini akhirnya akan ikut berpartisipasi atau tidak. Masyarakat menantikan kejelasan langkah selanjutnya dari Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, panitia provinsi,maupun pihak KONI Provinsi Sumatera Barat terkait status keikutsertaan kontingen Tanah Datar. (**)



