Topik Terkini

Pemkab Boltim Lantik 35 Pejabat Manajerial dan Non-Manajerial

Boltim – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Pemkab Boltim) melantik dan mengambil sumpah/janji 35 pejabat manajerial dan non-manajerial pada Jumat, 25 September 2026. Pelantikan berlangsung di lingkungan Pemkab Boltim.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menata dan memperkuat organisasi pemerintahan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Boltim menyampaikan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik dan mengatakan bahwa mereka dipilih berdasarkan kompetensi, integritas, serta rekam jejak yang solid.
Serta, Bupati mengingatkan bahwa jabatan membawa tanggung jawab sekaligus amanah untuk melayani masyarakat.

“Setiap jabatan yang dipercayakan mengandung tanggung jawab, kewenangan, dan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh integritas. Jabatan bukanlah tujuan, melainkan instrumen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya di hadapan para hadirin dan pejabat yang dilantik.

Tekankan Integritas dan Nilai Pengabdian

Bukan itu saja, Bupati meminta para pejabat yang baru dilantik memandang jabatan sebagai ruang pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara, bukan sekadar posisi atau status.

Ia juga menekankan pentingnya keteladanan dan ketepatan dalam mengambil keputusan seiring besarnya tanggung jawab yang diberikan.

“Semakin tinggi tanggung jawab yang diberikan, semakin besar pula tuntutan untuk memberikan keteladanan, mengambil keputusan secara tepat, serta memastikan setiap program pemerintahan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ada pun, Bupati menyebut pembangunan daerah dan pelayanan masyarakat sebagai fokus serta tujuan utama para abdi negara. Pesan tegas bupati ini disampaikan langsung kepada 35 pejabat yang dilantik ketika menjalankan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing.

Terapkan Sistem Meritokrasi dan Manajemen Talenta ASN

Di sisi lain, Bupati juga menegaskan komitmennya menerapkan sistem meritokrasi dalam pengisian jabatan, dengan mempertimbangkan kualifikasi dan kompetensi aparatur sipil negara (ASN).

Sementara itu, penerapan Manajemen Talenta ASN di lingkungan Pemkab Boltim saat sedang berproses dan tinggal menunggu tahapan ekspose di Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Dalam mekanisme yang disampaikan Bupati tersebut, menegaskan bahwa kinerja dan pencapaian target para pejabat akan terus dievaluasi secara berkala. Pejabat yang dinilai mampu menerjemahkan dan menjalankan visi-misi pimpinan daerah dengan baik akan dipertahankan bahkan dipromosikan.

“Bagi pejabat yang tidak bisa mengikuti ritme kerja, dengan sendirinya akan tereliminasi oleh sistem yang ada,” tegas Bupati.

Menutup arahannya, Bupati menyampaikan selamat bertugas dan berharap para pejabat yang dilantik mendapat kesehatan, kekuatan, serta bimbingan dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat. Acara itu turut dihadiri Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

 

Referensi Terkait

BERITA TERKAIT

Back to top button