BoltimPemerintahanTopik Terkini

Peletakan Batu Pertama GMIBM Baitel Moyongkota, Argo V. Sumaiku Titip Pesan

Boltim, Sulawesi Utara – Harapan baru tumbuh bersama dimulainya pembangunan Gereja GMIBM Baitel Moyongkota. Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Argo V. Sumaiku, melakukan peletakan batu pertama pembangunan gereja tersebut.

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Pemkab Boltim) menyampaikan apresiasi atas dimulainya pembangunan rumah ibadah tersebut. Momentum ini dinilai memiliki makna lebih besar daripada pembangunan sebuah gedung.

Pembangunan Gereja GMIBM Baitel Moyongkota menjadi bagian dari perjalanan iman dan pelayanan jemaat. Kebersamaan juga diharapkan semakin kuat selama pembangunan berlangsung.

Pembangunan Gereja GMIBM Baitel Moyongkota Resmi Dimulai

Peletakan batu pertama menjadi penanda dimulainya pembangunan gereja. Wakil Bupati Argo V. Sumaiku melakukan prosesi tersebut mewakili pemerintah daerah.

Kegiatan turut dihadiri Staf Ahli I TP PKK Ny. Lucia K Mokoginta, A,Md.Kep. Pimpinan Sinode GMIBM beserta jajaran juga menghadiri kegiatan tersebut.

Hadir pula pemerintah kecamatan dan desa serta sejumlah tokoh. Mereka terdiri dari tokoh agama, masyarakat, dan adat.

Pimpinan Majelis Wilayah dan Majelis Jemaat GMIBM Baitel Moyongkota turut hadir. Para pendeta dan pelayan khusus juga mengikuti kegiatan tersebut.

Panitia pembangunan dan seluruh jemaat turut menyaksikan momentum penting tersebut. Kebersamaan menjadi semangat utama mengawali proses pembangunan.

Pemkab Boltim Tekankan Pembangunan Iman dan Karakter

Pemkab Boltim memandang kehidupan keagamaan memiliki posisi strategis dalam pembangunan manusia. Rumah ibadah memiliki fungsi yang jauh melampaui bangunan fisik.

Gereja diharapkan menjadi ruang membangun karakter dan memperkuat keluarga. Kehadirannya juga penting untuk mempersiapkan generasi muda.

Kepedulian sosial dan semangat persaudaraan diharapkan tumbuh melalui kehidupan bergereja. Nilai tersebut menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat.

Pemerintah juga mengajak seluruh jemaat mempertahankan semangat gotong royong. Kebersamaan tersebut diperlukan hingga seluruh pembangunan gereja selesai.

“Jangan sampai pembangunan gedung berjalan lebih cepat daripada pembangunan kehidupan jemaat,” ucap Wakil Bupati dalam sambutanya.

Pesan itu menempatkan pertumbuhan kehidupan jemaat sebagai tujuan utama. Bangunan gereja menjadi sarana untuk memperkuat pelayanan dan kebersamaan.

Gereja Bukan Hanya Bangunan yang Kokoh

Menurut Wakil Bupati, nilai sebuah gereja tidak hanya terlihat dari bangunannya. Pertumbuhan iman jemaat justru menjadi bagian paling penting.

Keluarga juga diharapkan semakin kuat melalui kehidupan pelayanan gereja. Generasi muda perlu dipersiapkan dengan fondasi iman dan karakter.

Kasih kepada sesama juga harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai tersebut menjadi cerminan nyata kehidupan jemaat.

Karena itu, pembangunan Gereja GMIBM Baitel Moyongkota membawa tanggung jawab bersama. Pembangunan fisik harus berjalan beriringan dengan pembangunan kehidupan jemaat.

Semangat gotong royong juga menjadi kekuatan selama proses pembangunan berlangsung. Pemerintah berharap kebersamaan tetap terpelihara hingga gereja selesai dibangun.

Dengan demikian, gereja nantinya memiliki makna lebih luas bagi masyarakat. Kehadirannya diharapkan memberikan manfaat sosial dan spiritual.

Pemkab Boltim Perkuat Sinergi dengan Lembaga Keagamaan

Pemkab Bolaang Mongondow Timur menegaskan komitmen terhadap kehidupan keagamaan. Sinergi bersama seluruh lembaga keagamaan akan terus diperkuat.

Kerja sama tersebut diarahkan untuk menciptakan masyarakat yang aman dan tertib. Kehidupan harmonis dan berkeadaban juga menjadi tujuan bersama.

Setelah selesai, Gereja GMIBM Baitel Moyongkota diharapkan menjadi rumah pertumbuhan iman. Gereja juga diharapkan berkembang sebagai pusat pelayanan bagi jemaat.

Kehadirannya diharapkan memperkuat persaudaraan di tengah kehidupan masyarakat. Gereja juga diharapkan menjadi sumber berkat bagi masyarakat Boltim.

Pemkab Boltim turut menyampaikan selamat kepada jemaat dan panitia pembangunan. Pemerintah berharap seluruh tahapan pembangunan berjalan lancar hingga selesai.

Dukungan dan kebersamaan seluruh pihak menjadi modal penting mewujudkan harapan tersebut.

“Kiranya Tuhan memberikan kekuatan dan ketekunan kepada seluruh jemaat, panitia pembangunan, para pelayan gereja, dan semua pihak yang mengambil bagian. Tuhan memberkati setiap niat baik dan setiap langkah kita,” pungkasnya.

Pembangunan Gereja GMIBM Baitel Moyongkota akhirnya bukan hanya tentang mendirikan bangunan baru. Momentum ini membawa harapan terhadap penguatan iman, pelayanan, keluarga, dan persaudaraan jemaat. (F.A Mokodompis)

BERITA TERKAIT

Back to top button