DaerahHukrimNias SelatanPemerintahanSumatera UtaraTopik Terkini

Nofaomasi Laia desak keseriusan APH untuk mengusut tuntas kehilangan Mesin mobil ambulance.

Nias Selatan, Indofaktual.com – Sampai saat ini, kehilangan 2 unit mesin mobil ambulance di lingkungan dinas kesehatan kabupaten Nias Selatan menjadi sorotan publik. Pada tanggal 3 April 2025 menjadi awal terungkap nya kasus kehilangan 2 unit mesin mobil ambulance tersebut.

Dalam aksi demonstrasi yang dilakukan oleh aliansi Mahasiswa BEM, GMNI dan GMKI Tanggal 17 April 2025 diantaranya bertujuan untuk mendesak kepala dinas kesehatan dan DPRD Kabupaten Nias Selatan untuk mengawal tuntas kehilangan mobil ambulance tersebut di aparat penegak hukum.

Hingga saat ini belum ada informasi perkembangan hukum dari aparat penegak hukum dalam hal ini Polisi Resort Nias Selatan (Polres Nias Selatan). Sehingga hal ini sangat disayangkan oleh Nofaomasi Laia selaku ketua BEM Universitas Nias Raya Kabupaten Nias Selatan. Saya sangat menyayangkan sampai detik ini belum ada perkembangan hukum yang dilakukan oleh Polres Nias Selatan, saya mengharapkan keseriusan Polres Nias Selatan dalam menyelidiki, menyidik, sampai nanti terungkap siapa pelaku atas kehilangan 2 unit mesin mobil ambulance tersebut. Sehingga praduga tidak bersalah di tengah-tengah masyarakat tidak semakin menyebar kemana-mana, “ungkapnya”

Keseriusan Polres Nias Selatan dalam menangani kasus ini sangatlah penting, karena mesin mobil ambulance tersebut bukanlah aset pribadi, bukan juga barang pribadi, namun itu adalah aset Daerah kabupaten Nias Selatan. Ketika kasus ini tidak segera ditangani dan diungkap oleh aparat penegak hukum sama saja artinya uang rakyat disia-siakan, “lanjutnya”.

Kasus ini tentu sudah menjadi perbincangan di tengah-tengah masyarakat. Maka dengan itu diharapkan kepada seluruh mahasiswa, elemen Masyarakat, pemerintah, dan aparat penegak hukum untuk bersama-sama mengawal dan mengusut tuntas kasus ini. “Harapnya”

BERITA TERKAIT

Back to top button