
IKTD Riau Gelar Halal bi Halal
Indofaktual.com,Pekanbaru-Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Provinsi Riau gelar halal bihalal dan silaturrahmi guna mempererat hubungan kekeluargaan, baik dengan sesama warga di perantauan maupun dengan keluarga yang diranah.
Ketua IKTD Provinsi Riau Nurzahedi Tanjung atau yang akrab disapa Edi Tanjung, Sabtu malam (04/05/2024) di pelataran sekretariat IKTD Provinsi Riau itu mengatakan pada saat halal bihalal tersebut juga dilepas sebanyak 18 orang jamaah calon haji perantau asal Tanah Datar.
Kepada JCH yang akan dilepas itu Edi Tanjung berpesan, jaga fisik agar dapat menjalankan ibadah dengan sempurna, selamat pergi dan juga kembali dengan predikat haji yang mabrur.
Terkait momen halal bihalal dikatakan Edi Tanjung, sebagai ajang silaturrahmi saciok bak anak ayam,sadanciang bak basi, dan kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan agar sinergisitas antara sanak di rantau dan di kampung halaman serta juga pemerintah daerah terus terjaga dan terpelihara dengan baik.
Bupati Eka Putra sampaikan IKTD Provinsi Riau kompak luar biasa dan ini patut dicontoh bagi perantau-perantau di daerah lain.Eka Putra juga apresiasi Bundo Kanduang Provinsi Riau yang telah mengimplementasikan program sumbang duo baleh yang mengajarkan bagaimana perempuan Minangkabau itu bagi anak kemenakan generasi penerus di Perantauan.
Dikatakan Bupati Eka Putra, bahwa tujuh pintu masuk ke Tanah Datar atau Kota Batusangkar jalannya adalah kewenangan Provinsi Sumatera Barat, dimana jalannya itu saat ini dalam kondisi rusak, namun tahun ini juga akan diperbaiki dan untuk perbaikan jalan kewenangan kabupaten juga sudah dianggarkan.
“Untuk jalan rusak yang menjadi kewenangan provinsi ini akan segera diperbaiki dan untuk perbaikan jalan-jalan kabupaten Pemerintah Daerah juga sudah menganggarkan Rp65 miliar dan ditambah Rp17 miliar dari Gubernur Sumatera Barat dan tahun ini kita juga dapat IJD dari Presiden Rp98 miliar,“ ucapnya.
Dikatakan Bupati Eka Putra, Tanah Datar tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah, tapi memiliki alam yang indah yang bisa mendatangkan wisatawan untuk berkunjung, dari itu pemerintah daerah fokus pada sektor pariwisata dan pertanian.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Audi Joinaldi dalam sambutannya menyampaikan jika Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah mengajukan Inpres Jalan Daerah (IJD) ke Pemerintah Pusat dan tahun ini dapat sebesar Rp483 miliar dan sebahagian untuk perbaikan jalan termasuk jalan Baso-Batusangkar sebesar Rp33,6 miliar, Piladang-Batusangkar Rp19 miliar.
Audi sebut, di satu sisi bencana banyak terjadi di Sumatera Barat seperti longsor dan banjir bandang, irigasi rusak, lahan pertanian rusak jadi sebagian anggaran dialihkan kesitu dulu.
“Tanah Datar kabupaten terbaik di Sumatera Barat, Bupatinya aktif dan juga kabupaten yang mendapat dana BKK terbanyak dari Pemprov Sumbar, Kabupaten Tanah Datar juga PAD nya tertinggi di Sumatera Barat,” ucap Wagub Audi.(Anto)



