IndoFaktual.com, Jatim – Status Gunung Raung di Banyuwangi, Jawa Timur, turun dari level II waspada ke I atau normal. Penurunan status itu berdasarkan hasil evaluasi Badan Geologi Kementerian ESDM pada periode 1 hingga 31 April 2023.
Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung, Mukijo mengatakan status Gunung Raung berubah menjadi normal, dari yang semula berstatus waspada.
Mukijo menambahkan, dari pengamatan yang dilakukan selama periode tersebut, aktivitas vulkanik Gunung Raung cenderung mengalami penurunan. “Meskipun demikian, namun gempa tremor masih terjadi pada gunung yang berada wilayah Jember, Bondowoso, dan Banyuwangi itu,” katanya.
Selama pemantauan, aktivitas kegempaan tremor tetap ada, namun intensitasnya lebih kecil. Dari informasi yang dihimpun, secara visual, warna asap yang muncul umumnya putih tipis, menunjukkan bahwa embusan asap tidak membawa material abu.
Potensi ancaman bahaya saat ini masih berupa erupsi freatik yang datangnya tiba-tiba tanpa didahului peningkatan kegempaan yang signifikan. “Masih terdapat lontaran material batuan pijar, tapi sebarannya terbatas di dalam kawah. Sedangkan material berukuran abu dapat tersebar lebih jauh tergantung arah dan kecepatan angin,” terangnya.
Penurunan level ini sekaligus mengakhiri status Gunung Raung yang hampir satu tahun berstatus waspada. Sebelumnya, sejak berstatus waspada, seluruh kegiatan pendakian dan aktivitas masyarakat di Gunung Raung dibatasi.
Kendati diperbolehkan melakukan aktivitas pendakian, Mukijo mengimbau bagi pendaki untuk tidak mendekati kawah yang ada di puncak. “Tidak diperbolehkan mendekati kawah yang ada di puncak dengan radius 500 meter dan menuruni kawah,” tegas Mukijo. (Tim)



