
Silaturahmi Akbar Pers 2026: Wartawan Karawang, Bekasi, dan Purwakarta Perkuat Solidaritas dan Perlindungan Profesi
IndoFaktual.com, Karawang – Ratusan insan pers dari tiga kabupaten di wilayah Jawa Barat 7 menyatukan tekad dalam Silaturahmi Akbar Pers 2026 yang digelar di Aula Husni Hamid, lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang, pada Rabu (11/3/2026). Kegiatan silaturahmi akbar ini merupakan pertama kalinya diadakan, menandai tonggak baru dalam memperkuat solidaritas dan sinergitas wartawan di wilayah Bekasi, Karawang, dan Purwakarta.
Dalam momentum yang penuh kehangatan, para jurnalis dari berbagai organisasi pers menyambut antusias inisiatif yang digagas oleh tiga tokoh utama: Mr. Kim, Doni Ardon, dan Dadang. Proses persiapan yang serius dan matang menjadi fondasi kuat terselenggaranya acara bersejarah ini. Apresiasi luar biasa datang dari para praktisi jurnalistik dan organisasi wartawan yang hadir, menegaskan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi tantangan profesi.
Acara dihadiri oleh para pemimpin organisasi jurnalis dan ketua jurnalis Kabupaten Karawang, serta senior-senior pers yang turut memberikan sambutan penuh makna. Dalam orasinya, para petinggi pers menekankan komitmen bersama untuk menjaga marwah wartawan sebagai pilar keempat demokrasi yang memiliki landasan kuat dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
“Wartawan adalah pilar keempat yang memiliki UU Pers. Jangan pernah kita takut dengan apa yang kita jalani sebagai jurnalis, selama kita memegang teguh Kode Etik Jurnalistik,” tegas para narasumber dengan lantang. Pesan ini disambut oleh para jurnalis yang hadir dengan hormat dan tepuk tangan kebanggaan.
Pentingnya perlindungan hukum bagi wartawan menjadi sorotan utama. Para pemimpin pers menegaskan bahwa siapapun yang mengintimidasi wartawan akan dihadapi secara profesional. Intimidasi terhadap insan pers merupakan pelanggaran terhadap pasal-pasal dalam UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik yang sudah disepakati secara nasional. “Jangan pernah ada intimidasi dari instansi manapun. Jangan pernah takut dengan hal-hal yang sifatnya mengancam tulisan-tulisan yang membangun dan mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara,” seru para petinggi wartawan dari tiga kabupaten.
Silaturahmi Akbar Pers 2026 tidak hanya menjadi ajang pertemuan rutin, tetapi juga forum strategis untuk membangun paradigma baru dalam dunia jurnalistik. Dengan mengusung tema “Membangun Paradigma Baru”, acara ini mengajak seluruh insan pers untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Sebagai bagian dari tradisi Ramadan, acara ditutup dengan doa bersama dan buka puasa. Momen spiritual ini semakin mempererat tali silaturahmi antarjurnalis dari berbagai latar belakang media. Pesan penutup yang menggema adalah ajakan untuk menjadi wartawan yang handal dan profesional, serta selalu menjaga Kode Etik Jurnalistik dalam setiap tugas.
Kehadiran ratusan wartawan dari berbagai media cetak, elektronik, dan daring menunjukkan antusiasme tinggi terhadap kegiatan ini. Silaturahmi Akbar Pers 2026 diharapkan menjadi agenda tahunan yang terus memperkuat jaringan solidaritas pers di wilayah Jawa Barat, sekaligus benteng perlindungan bagi insan pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Penulis : Didin



